KEMBARA PADANG PASIR"
3:40:00 PM
Jejak kaki yang ku cetak/
tak selalu menancap//
inti bumi pun kalah dengan peluh ini/
kala algojo siang tak berhenti melucuti/
kala daku hanyalah sang musafir//
Wah, lihatlah...
air luas membentang disana/
hijau merekah di sebelahnya/
berlari ku menghampirinya/
tanpa sadar aku mencari jerami di tumpukan jarum//
Fatamorgana berhasil mengejek ku/
aku tak lebih dari seekor kerbau tolol/
tapak kaki itu tak muncul lagi/
terganti oleh tapak tangan dan lutut ku/
kosong melompong, benar-benar kosong//
Kini jejak badanku yang muncul/
rasanya seperti bermandi api//
tanganku menyentuh air, akhirnya/
namun Mahluk Agung itu datang/
penglihatanku gelap, dan tak akan terbuka lagi//
Puisi ini didedikasikan untuk sang musafir pencari jati diri !!
Jakarta, 12/08/2011
By; Sang Pujangga

0 comments