GLADIOL KAIFA DAN SERUNI
10:50:00 AM~ Tuhan,
di sini aku tengadah,
ingin menatap hening anggun
bidak semesta bercengkarama
dengan kursor langit pelangi
~ Aachh....Tuhan,
malam ini ku kan menukar Gabriel
bermada riang sambil menggenggam
gladiol kaifa dan seruni lalu tertawa renyah
melihat lusifer beranjak murung ke singgasana
~ Titah-Mu,
meluluhkan laut menghantam biduk
hingga terkapar di lengan ombak
aku di sana menantimu dalam cemas
menerjang bayu di pelepah malam
~ "..Sebuah perhelatan kecil menuju peraduan
bersama serumpun gladiol kaifa dan seruni.."
Hmmhmhmhm...
Titah-Mu,
terbenam dalam ambang nadir sadar ku
Jakarta, 01/12/2011
By; Marlin Bato Wanes

0 comments