SANCA TELAGA
3:12:00 PM
Ular sanca berpesta di tepi telaga
ku jala bayangmu dengan temali
kenangan yang hilang dari ingatan
bersama bau anyir ikan yang menguap ke udara
menusuk hidung hilangkan aroma masa lalu dari tubuhmu,
Riak air menggelepar terpanggang matahari
yang jatuh di permukaan
merobek wajahmu dengan panas menyayat
sebelum sempat kutangkap dan kusiangi dengan pisau
birahi yang menegang kaku,
Lewat senja nanti ku ukir kembali wajahmu dengan lentik
jemari ranting pohon yang patah dari hati
yang kuhujamkan bersama setetes darah perawan
dalam buraian rasa rindu dan benci yang berakhir membatu
membatu pada riak tepi telaga
Jakarta, 25/08/2011
By: Marlin Bato,

0 comments